Tampilkan postingan dengan label Kesehatan. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Kesehatan. Tampilkan semua postingan

Senin, 02 Mei 2011



INILAH.COM, Jakarta - Apakah Anda sangat ingin memiliki beberapa ketrampilan yang mirip dengan pahlawan super dalam bercinta, dan membuat pasangan mencapai orgasme hanya dalam beberapa menit?

Membuat pasangan terlebih wanita mencapai orgasme hanya dalam beberapa menit adalah bentuk seni yang dapat dilakukan dengan beberapa 'jurus pamungkas'.

Nah, intip teknik untuk meraih orgasme kurang dari satu menit:

Foreplay

Setelah Anda merasa rileks, tentu saja tahapan bercinta harus dimulai dengan foreplay. Dilansir askdanandjennifer, foreplay adalah salah satu cara ampuh untuk mendapatkan orgasme dengan cepat.

Jika saat pasangan melakukan penetrasi, Anda belum 100% merasa bergairah, hal tersebut akan semakin menyulitkan untuk mencapai orgasme. Malah yang bisa terjadi, orgasme itu tidak pernah datang.

Foreplay seperti apa yang bisa memicu orgasme?

Menurut pakar seks, 95% wanita mencapai klimaks setelah mendapat stimulasi klitoris. Jadi mintalah pada pasangan untuk melakukan hal tersebut.

"Area klitoris adalah area paling sensitif ketimbang vagina. Jadi saat mendapat stimulasi, bisa membuat wanita lebih bergairah ketimbang penetrasi vagina," jelas Psikolog Seks Dr. Petra Boynton.

Rileks

Kebanyakan wanita merasa tegang saat bercinta. Padahal jika otot dan tubuh kita menegang, hal itu akan menyulitkan Anda mencapai klimaks.

Seperti ditulis oleh The Sun, penelitian di Belanda menemukan bahwa wanita hanya bisa mencapai klimaks saat tidak ada kekhawatiran dalam dirinya. Kekhawatiran itu biasanya bisa karena berbagai sebab, mulai dari memikirkan pekerjaan sampai urusan anak dan rumah tangga.

Untuk mengatasinya, cobalah Anda menenangkan diri dulu selama beberapa menit sebelum bercinta. Tarik dan buang napas, bisa membantu Anda untuk rileks.

Jangan pikirkan hal-hal yang malah membuat Anda stres. Kalau memang pikiran itu masih ada, selesaikan saja dulu masalah tersebut baru bercinta dengan pasangan.

Sex Toys

Jangan takut membawa sex toys dalam kehidupan intim Anda dengan pasangan. Kebanyakan wanita yang melakukan masturbasi, tidak bisa mencapai orgasme kurang dari satu menit hanya dengan bantuan diri mereka sendiri. Namun dengan sex toys, seperti vibrator, orgasme itu dapat datang lebih cepat.

Sex toys, seperti vibrator sebenarnya mudah digunakan. Namun kebanyakan wanita berpikir alat itu hanya bisa dipakai untuk masturbasi, tidak bersama pasangan.

Buat Anda yang belum pernah mencoba sex toys, alat itu juga bisa membuat kehidupan seks yang selama ini biasa saja, menjadi kembali tidak biasa. Bisa saja saat mencobanya, timbul rasa deg-degan dan penasaran.

Saat akan mencoba sex toys ini, sebaiknya libatkan juga pasangan. Ajak pasangan untuk mencari sex toys apa yang ingin Anda berdua coba. Dengan melakukan hal ini, selain menambah pengalaman, Anda dan si dia pun akan semakin intim. [mor]

Bookmark and Share

Wah! Perokok Pasif Rentan Hipertensi



INILAH.COM, Jakarta - Sebuah penelitian menunjukkan, anak-anak yang terkena dampak asap rokok akan lebih mungkin menderita tekanan darah tinggi.

"Anak-anak yang tergolong perokok pasif, khususnya laki-laki, akan lebih rentan terkena tekanan darah tinggi dibandingkan dengan anak peerempuan," ujar peneliti dalam sebuah studi yang dilansir dari Daily Mail.

Dalam studi pertaman, para peneliti menemukan bahwa anak laki-laki yang menghirup asap rokok pasif di rumah mungkin akan mengalami penikantan tekanan darah tinggi yang signifikan. Namun, pada anak perempuan, merokok pasif tampaknya dikaitkan dengan penurunan tekanan darah.

Penelitian yang melibatkan lebih dari 6.400 anak itu menunjukkan, anak laki-laki berusia 8-17 tahun yang terpapar asap tembakau memiliki tyekanan darah yang secara signifikan lebih tinggi dibanding mereka yang tidak menghirup asap rokok.

Asap paparan itu terkait dengan tekanan darah sistolik, yang berhubungan dengan lonjakan darah setiap kali jantung berkontraksi.

Peneliti AS Dr Jill Baumgartner, dari University of Minnesota, mengatakan, penemuan ini mendukung beberapa penelitian sebelumnya yang menunjukkan bahwa sesuatu tentang jenis kelamin perempuan dapat memberikan perlindungan dari perubahan vaskular berbahaya karena terpapar perokok pasif.

Sedangkan tekanan darah anak-anak yang hidup dengan perokok meningkat sebesar 1,6 milimeter merkuri dalam anak laki-laki, tetapi diturunkan dengan 1,8 milimeter pada anak perempuan.

"Sementara peningkatan tekanan darah diamati di antara anak laki-laki dalam penelitian kita tidak mungkin secara klinis bermakna bagi anak individu, mereka memiliki implikasi besar untuk populasi," kata Dr Baumgartner.

Dr. Baumgartner menambahkan, hubungan antara paparan asap kedua tangan dan tekanan darah yang diamati dalam studi kami memberikan insentif lebih lanjut bagi pemerintah untuk mendukung larangan merokok dan undang-undang lain yang melindungi anak-anak dari perokok pasif.

Sementara itu, temuan yang dipaparkan pada pertemuan tahunan Pediatric Academic Societies di Denver, Colorado, AS menyebutkan, para peneliti menganalisis data dari empat survei kesehatan yang dilakukan antara 1999 dan 2006 oleh Pusat Pengendalian Penyakit AS dan Pencegahan. [mor]
Bookmark and Share

 
Design by Free WordPress Themes | Bloggerized by Lasantha - Premium Blogger Themes | JCPenney Coupons